Tugas 1 Akuntansi Internasional

SATUAN ACARA PERKULIAHAN
MATAKULIAH AKUNTANSI INTERSIONAL (S1 AKUNTANSI)

1. PENDAHULUAN
-Menjelaskan dan memahami Bagaimana Akuntansi Internasional berbeda dengan akuntansi lainnya.
-Menjelaskan dan memahami Bagaimana Akuntansi Internasional terbagi menjadi tiga bidang yg luas.
-Mengetahui sejarah dan Akuntansi Internasional dan trend kebijakan sektor keuangan nasional.
-Memahami peran akuntansi dalam bidang usaha dan pasar modal global.

2. PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI AKUNTANSI INTERNASIONAL
-Mengidentifikasi dan menjelaskan faktor mempengaruhi perkembangan dunia akuntansi.
-Mengetahui pendekatan perkembangan akuntansi dalam ekonomi yang berorientasi pasar.
-Mengidentifikasi negara yang dominan dalam perkembangan praktek akuntansi.
-Memiliki pengetahuan dasar klasifikasi akuntansi dan bisa membandingkannya.
-Menjelaskan perbedaan antara penyajian wajar dan kepatuhan terhadap hukum dan negara mana yang dominan penerapannya.

3. AKUNTANSI KOMPARATIF
-Mengidentifikasi istilh standar akuntansi dan penentuan standar.
-Memahami kenapa praktek akuntansi berbeda dengan standar yang ditentukan.
-Mengetahui sistem akuntansi di negara-negara maju.
-Mampu mengidentifikasi persamaan dan perbedaan sistem akuntansi di negara-negara maju.

4. PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN
-Menjelaskan bagaimana praktek pengungkapan akuntansi dipengaruhi oleh perbedaan tata-kelola keuangan perusahaan di suatu negara.
-Memahami persoalan-persoalan penting yang mempengaruhi keputusan manajemen untuk membuat pengungkpan keputusan.
-Mengidentifikasi tujuan pengungkapan akuntansi dalam pasar ekuitas.
-Memahami perbedaan mendasar praktek pengungkapan keuangan perusahaan dalam berbagai aspek.

5. TRANSLASI MATA UANG ASING
-Memahami istilah-istilah dalam translasi mata uang asing.
-Mengetahui perbedaan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.
-Menghitung keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing.
-Memahami pengaruh penggunaan berbagai metode translasi mata uang asing terhadap laporan keuangan.
-Melakukan evaluasi dan memilih metode translasi mata uang asing terbaik sesuai kondisi usaha dan pasar uang.
-Memahami hubungan antara translasi mata uang asing dengan inflasi.

6. PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA
-Memahami mengapa laporan keuangan memiliki potensi untuk menyesatkan selama periode perubahan harga.
-Mengetahui istilah-istilah akuntansi inflasi dan memahami pengaruh penyesuaian harga terhadap laporan keuangan.
-Menentukan perbedaan model akuntansi biaya terkini dan konvensional.
-Menjelaskan perbedaan akuntansi inflasi di AS, Inggris, dan Brasil.
-Memahami pelaporan keuangan dalam perekonomian hiperinflasi.
-Mengetahui apakah dolar konstan atau biaya kini lebih baik untuk mengukur pengaruh inflasi.

7. HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL
-Memahami perbedaan harmonisasi dan standarisasi yang berlaku dalam standar akuntansi.
-Menjelaskan pro dan kontra harmonisasi standar akuntansi internasional.
-Memahami arti rekonsiliasi dan pengakuan bersama (timbal balik) terhadap perbedaan standar akuntansi.
-Mengidentifikasi organisasi yang mempromosikan hormonisasi dan memiliki peran penting dalam penetapan standar akuntansi internasional.
-Mendeskripsikan pendekatan baru Uni Eropa dan mengaitkannya dengan integrasi pasar keuangan Eropa.

8. ANALISIS LAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL
-Memahami kesulitan-kesulitan analisis strategi bisnis internasional dan strategi dasar untuk pengumpulan informasi.
-Menjelaskan langkah-langkah analisis akuntansi.
-Memahami pengaruh analisis akuntansi terhadap akuntansi antar negara dan kesulitannya dalam memperoleh informasi yang diperlukan.
-Mengenali mekanisme untuk mengatasi perbedaan prinsip akuntansi antar negara.
-Memahami kesulitan dan kelemahan dalam analisis laporan keuangan internasional.

9. PERENCANAAN DAN KENDALI MANAJEMEN
-Menyatakan empat dimensi dalam pembuatan model bisnis.
-Memahami perbedaan antara konsep biaya standar dan kaizen.
-Mengukur perkiraan kembalian investasi luar negeri.
-Memahami proses perhitungan biaya modal perusahaan multinasional.
-Memahami masalah dan kerumitan dalam merancang sistem pengendalian keuangan dan informasi perusahaan multinasional.
-Mampu menganalisa varians nilai tukar.
-Memahami kesulitan khusus dalam merancang dan melaksanakan sistem evaluasi kinerja perusahaan multinasional.
-Mengetahui cara mengatasi pengaruh inflasi dan fluktuasi nilai tukar terhadap pengukuran kinerja perusahaan multinasional.

10. MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN
-Mengidentifikasi komponen-komponen utama resiko mata uang asing.
-Mengetahui tugas dalam mengelola resiko mata uang asing.
-Mendefinisikan dan menghitung resiko translasi.
-Mendefinisikan dan menghitung resiko transaksi.
-Mengetahui perbedaan resiko akuntansi dan resiko ekonomi.
-Mengetahui strategi perlindungan nilai tukar dan perlakukan akuntansi yang diperlukan.
-Memahami masalah akuntansi dan pengendalian, terkait dengan manajemen resiko nilai tukar mata uang asing.

11. PENETAPAN HARGA TRANSFER DAN PERPAJAKAN INTERNASIONAL
-Mendefinisikan konsep dasar perpajakan internasional.s
-Memahami konsep keterkaitan pajak dengan laba dari luar negeri.
-Memahami alasan terhadap kredit pajak luar negeri.
-Menjadi peka terhadap perencanaan pajak internasional dalam perusahaan multinasionl.
-Mengetahui variabel-variabel dalam penentuan harga transfer internasional.
-Memhaami masalah mendasar dalam metode pengalihan harga.


SUMBER: http://dharmate.staff.gunadarma.ac.id/

Application Letter

Dear Sir/Madam,
Im seeing your fast growing organization and I heard that your company has a good reputation, so I would like to join with your company as Executive Accounting.

I am 22 years of age and I graduated from Economic Faculty, Gunadarma University, Depok, Majoring in Accounting.

I have an excellent health, high motivation, good communication skill, computer skill, creative, high loyalty, integrity, I am ready to work hard, motorcycle, SIM C and highly motivated to works every where.

Hopefully, you could consider my application and I am looking forward to hearing from you.

Yours faithfully,


Sudanto Adhiwibowo, SE

Invitation Letter

Dear Neco,
We were told that Adhy and Shah will move to Penang. Therefore we invite you to a farewell party to be held in Studio One Hotel on January 18, 2011.

The event will be held at the Hotel Studio One Jakarta on January 18, 2011. we are looking forward to seeing you at this farewell party. as a condition of entry, do not forget to bring this invitation at the farewell party.

We would appreciate your arrival at our farewell party. we would be very grateful if you arrive at our farewell party, as a last gift from you before we moved to Penang. Thank you for your attention.

Best Regards,

Adhy And Syah

Adjustment Letter

Blackberry And Service
March 15, 2011

Dear PT Dhy Cell,
We have receive your letter.We apologize for the damage to the cell phones that we send. As a procedure that we have, we will take the damaged 12 mobile phone and we will replace with a new mobile phone. Phone exchange we will do as soon as possible so that mobile phone sales returned to normal.
Thank you for correcting all the goods that we send to your company.

Regards

Syah

Claim Letter

Blackberry And Service
Jl.Green Garden Raya No.18 Bandung ,Jawa Barat Tel 081283220300 Email:adhywibowo89@rocketmail.com
11 March 2009

PT Dhy Cell
Jawa Barat
Dear Sir,
OUR BLACKBERRY ORDER NUMBER 2121
We ordered 30 units Blackberry Curve 8320 on 14 January and they were delivered on 18 January. I regret that 12 of them have problem with Trackball and OS.

The shipment contains 30 units Blackberry Curve 8320. After checking, it turns out there are 12 units damaged in the TrackballB and the OS. We regret this damage. we want the 12 units are damaged can be returned and exchanged with new ones immediately.

All goods are damaged we have separated from the warehouse. we expect in the near future we can receive 12 damaged goods with new ones

Yours Faithfully,
Adhy Wibowo
Sales Manager

Sekilas Tentang Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan sangat diperlukan oleh banyak kalangan, khususnya terutama bagi para investor yang selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi kredit, dan pemerintah yang memberikan fasilitas tata peraturan hukum dan perundang-undangan, yang tentunya kepentingan semuanya itu berbeda satu sama lainya. Investor berkepentingan dalam rangka untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan manfaat dari investasi tersebut secara makro baik bagi perekonomian, pemerataan kesempatan kerja, dll.


Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu karena didalam studi kelayakan terdapat berbagai aspek yang harus dikaji dan diteliti kelayakannya sehingga hasil daripada studi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Hal tersebut diatas adalah menunjukan bahwa dalam studi kelayakan akan melibatkan banyak tim dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonom, hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi dan lain sebagainya.

Dan studi kelayakan biasanya digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu berdasarkan orientasi laba, yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan pada keuntungan yang secara ekonomis, dan orientasi tidak pada laba (social), yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan suatu proyek tersebut bisa dijalankan dan dilaksanakan tanpa memikirkan nilai atau keuntungan ekonomis.


PENGERTIAN

Jadi pengertian studi kelayakan peroyek atau bisnis adalah penelitihan yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan ditadak dijalankan.


RUANG LINGKUP

Aspek yang terdapat pada studi kelayakan proyek atau bisnis yang terdiri dari berbagai aspek yang sudah disebutkan di atas antara lain :


1. Aspek hukum

Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :

a. Perijinan :

i) Izin lokasi :

• sertifikat (akte tanah),

• bukti pembayaran PBB yang terakhir,

• rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan

ii) Izin usaha :

• Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.

• NPWP (nomor pokok wajib pajak)

• Surat tanda daftar perusahaan

• Surat izin tempat usaha dari pemda setempat

• Surat tanda rekanan dari pemda setempat

• SIUP setempat

• Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan


2. Aspek sosial ekonomi dan budaya

Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :

a. Dari sisi budaya

Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.

b. Dari sudut ekonomi

Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.

c. Dan dari segi sosial

Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.


Untuk mendapatkan itu semua dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.


3. Aspek pasar dan pemasaran

Berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :

• Potensi pasar

• Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.

Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :

• Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.

• Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.


4. Aspek teknis dan teknologi

Berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.


5. Aspek manajemen

Berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.


6. Aspek keuangan

Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.

Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :

* Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
* Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
* Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

SIA terdiri dari 3 subsistem:

* Sistem pemrosesan transaksi

mendukung proses operasi bisnis harian.

* Sistem buku besar/ pelaporan keuangan

menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.

* Sistem pelaporan manajemen

yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa.
Cara Kerja

Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :

* Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
* Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
* Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?

Manfaat

Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:

* Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
* Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
* Meningkatkan efisiensi
* Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
* Meningkatkan sharing knowledge
* menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan